Advertising

Selasa, 17 April 2012

Girls Got Rhytm



BAND BIOGRAPHY
Girls Got Rhythm terbentuk pada September 2008 di kota Semarang dengan nama Seven Miles To Go. Dengan formasi awal Lalita di vocal, Ivan di gitar, Awank di drum dan Vian mengisi bagian Bass mereka mengusung genre Pop Punk. Mereka banyak memainkan lagu-lagu dari The Starting Line dan juga mulai menulis lagu-lagu mereka sendiri. Mencoba peruntungan mereka memulai dari gig-gig yang ketika itu banyak diadakan untuk mengakomodasi band-band indie yang banyak menjamur.

Di awal tahun 2009, Danar bergabung untuk mengisi lead gitar di Seven Miles To Go dan pada akhirnya mereka memutuskan untuk mengganti nama menjadi Girls Got Rhythm yang secara tidak sengaja didapat saat Ivan membaca artikel di majalah Rolling Stone yang mengulas habis band AC/DC.
Setelah bergabungnya Danar, mereka merekam 2 single mereka berjudul “One Day Left To Say Goodbye” dan “I Sing You Another Fish Story” yang mereka rekam di sebuah home studio kecil milik teman mereka di Kendal. Berbekal 2 single tersebut mereka berhasil mencuri perhatian, terbukti dengan lolosnya mereka di 10 besar regional Semarang di Kompetisi Unsigned Group Competition 2009 menyisihkan hampir 100 band di Semarang, walaupun akhirnya mereka tidak lolos menuju tahap nasional.

Setahun berselang, mereka merekam 1 single baru berjudul “Paint the Town Red” di BM Studio, dimana awal perkenalan mereka dengan seorang music director, Harry Cethot yang kelak menggarap mini album mereka. Sayangnya single ini adalah single terakhir yang di rekam bersama Lalita yang juga adik kandung dari Ivan, yang akhirnya resign karena beberapa alasan.
Berjalan berempat dengan Ivan sebagai vokalis sementara mereka mencari pengganti Lalita, mereka merekam 1 single berjudul Hitam Putih dengan versi akustik.
Dan kemudian mereka memulai menggarap mini album mereka di tahun 2011. Ditengah penggarapan mereka bertemu Ratri yang akhirnya bergabung dengan mereka sebagai vokalis. Dengan bergabungnya Ratri, ada beberapa materi yang akhirnya dirombak untuk menyesuaikan dengan karakter vokalnya. Perombakan yang ternyata berujung dengan hasil yang menurut mereka cukup memuaskan dan diluar perkiraan mereka.

Dan Mini album berisi 4 track yang berjudul “A Blessing in Disguise” yang mereka maknai sebagai berkah terselubung akhirnya selesai di akhir 2011. Rilisan ini mereka jadikan batu pijakan untuk melangkah lebih jauh lagi, dengan banyaknya apresiasi dan ekspektasi yang mereka dapatkan dari album ini, mereka berharap dapat mencuri lebih banyak perhatian dan music mereka lebih didengar serta membuktikan bahwa Semarang memiliki band yang berkualitas dan layak diperhitungkan.  



GIRLS GOT RHYTHM ARE


Vocal - Dwi ratri wulansari  



Rhythm Guitar -  Giovanni Putra Pratama (Ivan)



Lead Guitar - Danar Pramudya Triaksa

Drums - Anandya Cahya Hardiawan (Awank)
Alvian Allusianto Eka Widodo (Vian)

GENRE : 
Alternative Rock / Pop Punk


MANEGEMENT :
Galih Kurniawijaya-Manajer
Ratri lalitamanik-Promotional manajer

 






Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar